Belum Sebulan Dipakai, Baterai Jaecoo J5 EV Rusak, Harus Ganti Rp195,5 Juta
RAME di media sosial tentang pengakuan seorang pemilik JAECOO J5 EV, Theodorus Herutomo Theo yang tiba-tiba mobil listriknya itu tidak bisa dipakai karena baterainya diduga rusak. Penyebabnya belum begitu jelas. Diduga baterai terkena hempasan batu saat perjalanan menuju Semarang beberapa waktu lalu.
Ia mengeluhkan mobilnya yang bermasalah di group Facebook. Dalam perjalanan menuju Semarang, ia mengaku mendengar suara “pletak” dari bagian bawah mobil, disusul indikator kura-kura di layar kemudi yang mengharuskan membatasi kecepatan hingga 30 km/jam.
Setelah dimatikan sekitar 40 menit, mobil kembali normal. Namun, indikator tersebut muncul lagi sehari setelah tiba di Semarang dan mobil kemudian dibawa ke bengkel JAECOO Semarang.
Menurut Theodorus, pihak bengkel menyampaikan adanya kerusakan pada komponen dan baterai perlu diganti dengan biaya sekitar Rp195,5 juta.
Pihak JAECOO Semarang kemudian memberikan penjelasan bahwa kerusakan tersebut berkaitan dengan benturan pada bagian bawah kendaraan. Dealer menyebut benturan mengenai cover pelindung serta cooling pipe battery pack hingga menyebabkan kebocoran cairan pendingin.
Dealer menyatakan investigasi telah dilakukan dan proses perbaikan melibatkan pihak asuransi. ATPM juga disebut telah mengirimkan komponen yang dibutuhkan. Kasus ini menjadi perhatian karena nilai penggantian baterai yang besar dan pentingnya informasi mengenai penanganan kerusakan kendaraan listrik.
Lalu bagiamana tanggapan pihak Jaecoo?
"Sebenarnya, kami sudah berbicara dengan konsumen tersebut. Kami juga sudah berbicara dengan konsumen mengenai masalah ini," ujar Jim Ma, Business Unit Director Omoda & Jaecoo Indonesia.
Menurutnya, kejadian tersebut adalah kecelakaan mobil yang normal. "Menurut saya, akan lebih baik jika konsumen tersebut yang memberikan update mengenai kejadian ini. Sehingga, dia bisa memberikan cerita yang lengkap, dibandingkan kami memberikan penjelasan, yang membuatnya malah kami seperti mengarangnya," kata Jim Ma kepada wartawan di Tangerang, saat dikonfirmasi wartawan.
Jim Ma menambahkan, Jaecoo adalah merek premium dan J5 EV juga sudah sukses di Indonesia sejauh ini. Menurutnya, pihaknya selalu berkomitmen dan memberikan sepenuhnya untuk memenuhi permintaan konsumen.
Jaecoo J5 EV adalah Compact SUV listrik terbaru dari Chery Group (di bawah sub-brand Omoda & Jaecoo) yang sangat populer di pasar otomotif Indonesia. Mobil ini membawa filosofi "From Classic Beyond Classic" yang menggabungkan ketangguhan visual SUV konvensional dengan teknologi EV modern.
(4wheeldaily/kompas/mobiler/AI/01)


