Skip to main content

Enaknya Kerja di Jerman, Jam Kerja Lebih Sedikit, Libur & Cutinya Banyak

Pekerja di Jerman. -IST-

UNTUK urusan pekerjaan, orang Jerman sering kali dikenal karena ketekunan, tanggung jawab, keandalan, dan produktivitasnya. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa orang Jerman ternyata bekerja dengan jam kerja yang lebih sedikit.

Berbeda dengan orang Indonesia yang rata-rata bekerja lebih dari 1.800 jam per tahun, orang Jerman hanya bekerja 1.340 jam. Demikian menurut Organization for Economic Cooperation and Development atau OECD.

Sementara itu, menurut peneliti pasar tenaga kerja Enzo Weber dari Institute for Employment Research (IAB) di Nuremberg, jumlah perempuan di Jerman yang bekerja paruh waktu lebih banyak dibandingkan dengan di negara-negara lain. Hal ini yang membuat secara matematis menurunkan rata-rata jam kerja tahunan orang Jerman. 

Selain itu, Jerman punya peraturan yang ketat untuk memastikan work-life balance.

Orang Jerman tidak boleh bekerja lebih dari 48 jam setiap minggu. Hal ini mungkin berbeda dengan Indonesia karena masih banyak orang Indonesia yang bekerja hingga 56 jam setiap minggunya.

Yang paling enak memang karyawan tetap di Jerman. Mereka mendapatkan minimal 20 hari libur per tahun ditambah 10 hingga 14 hari libur berbayar. Ini belum termasuk cuti lainnya, seperti cuti sakit atau pun melahirkan.

Sedikitnya waktu kerja dan banyaknya hari libur yang diberikan oleh pemerintah Jerman dapat mengurangi risiko pekerja untuk burn out dan lebih menikmati atau bekerja secara efektif serta efisien. (DW/01)

Berita Terkait

Berbagi